Gempa dan Tsunami di Palu

Palu, Pasar Menjanjikan bagi Warga Sumenep

Rahmatullah 09 Oktober 2018 18:59 WIB
Gempa Donggala
Palu, Pasar Menjanjikan bagi Warga Sumenep
Warga Sumenep yang merantau di Palu pulang kampung setelah bencana menerjang, Selasa 9 Oktober 2018, Medcom.id - Rahmatullah
Sumenep: Ratusan warga asal Sumenep, Jawa Timur, merantau ke Palu, Sulawesi Tengah. Di Palu, mereka berjualan aksesoris mobil.

Mereka menilai Palu sebagai pasar menjanjikan untuk berbisnis aksesoris mobil. Beberapa warga berjualan stiker mobil. Ada juga yang berjualan suku cadang mobil.

"Banyak di antara mereka ahli di bidang itu. Rata-rata mereka berjualan di pinggir pantai," kata Kepala Dinas Sosial Sumenep, Aminullah, Selasa, 9 Oktober 2018.


Tapi bencana yang menerjang Palu pada Jumat, 28 September 2018, membuat perantau trauma. Mereka pun kembali ke kampung halaman sambil menata kembali hidup masing-masing.

Gempa dan tsunami membuat perantau kehilangan banyak hal. Produk yang dijual, modal, tempat berjualan, hingga rumah tinggal. 

Mereka membutuhkan waktu untuk menyembuhkan trauma dan kembali mengumpulkan modal. Salah satu caranya adalah kembali ke Sumenep.

Menurut Aminullah, sebanyak 41 orang tiba di Sumenep pada Senin, 8 Oktober. Sebelum berlayar ke kampung masing-masing, mereka menginap di rumah singgah milik Pemkab. Maklum, kampung mereka berupa pulau-pulau di perairan Sumenep.

Lalu, sebanyak 147 orang pun mendarat di Surabaya melalui jalur laut. Pemkab pun mendirikan tenda sebagai tempat sementara untuk beristirahat.

Aminullah berkoordinasi dengan pegawai kecamatan dan desa untuk pemulangan mereka. Pemulangan dilakukan melalui jalur laut.

Torik, warga Sumenep, mengaku sudah 20 tahun hidup di Palu. Namun bencana membuatnya trauma.

“Tapi saya akan kembali lagi, tapi tidak tahu kapan waktunya. Kerjaan saya ada di sana. Di kampung dulu sementara,” jelas Torik.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id