Arapaima di Jombang Dipelihara Sejak 2013
Polisi datangi Pemilik ikan arapaima di Ngoro Jombang
Jombang: Lima ekor ikan tawar terbesar di dunia dipelihara seorang warga Jombang, Jawa Timur, sejak 2013. Saat ini, ikan predator itu memiliki panjang hingga 2,5 meter.

"Kita data di sini ada lima ekor arapaima, dan pemiliknya juga kita data," kata Kapolsek Ngorom, Jombang, AKP Chairudin, saat mendata di Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro Jombang, Senin, 2 Juli 2018.

Kepada polisi, Masudin, pemilik ikan, mengaku memelihara ikan itu sejak ukuran panjangnya masih 70 sentimeter. "Namun saat ini panjang dari ikan-ikan tersebut sudah mencapai dua meter lebih dengan bobot kisaran 90 kilogramnya per ikanya," imbuhnya.


Selain mendata, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perikanan yang ada di Kabupaten Jombang untuk langkah-langkah yang diambil selanjutnya.

"Hingga saat ini belum ada surat tembusan ataupun surat imbauan mengenai keberadaan ikan arapaima khususnya di wilayah Polsek Ngoro sehingga kita akan menunggu bagaimana proses selanjutnya," pungkasnya.

Pro dan kontra keberadaan ikan arapaima ternyata tidak menyurutkan niat Masudin warga Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Jombang untuk memelihara ikan tersebut. Rata-rata bobot ikan lebih dari 90 kilogram.

Ikan-ikan tersebut ditempatkan kolam yang berada di halaman rumah miliknya, Kolam berukuran 25 meter persegi dengan kedalaman 1,5 meter tersebut dilengkapi dengan pompa air dan air mancur.

Masudin mengatakan tak mudah memelihara ikan asal Amerika Selatan itu. Ikan-ikan itu membutuhkan perhatian khusus dan pemberian makanan yang teratur. Masudin menyediakan 20 Kg ikan lele tiap hari sebagai makanan ikan.

"Masing-masing ikan dapat menghabiskan dua hingga empat kilogram ikan lele setiap hari," ujar Masudin ditemui di rumahnya di Jombang, Sabtu, 30 Juni 2018.



(ALB)