Arumi Bachsin saat menghadiri Tasyakuran ke 39 Dekranasda Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu, 9 Maret 2019. Foto: Istimewa.
Arumi Bachsin saat menghadiri Tasyakuran ke 39 Dekranasda Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu, 9 Maret 2019. Foto: Istimewa. (Syaikhul Hadi)

Arumi Bachsin Sebut Kerajinan Punya Daya Tarik Tersendiri

kerajinan
Syaikhul Hadi • 09 Maret 2019 16:30
Sidoarjo: Industri 4.0 yang terus berkembang sesuai perkembangan zaman menuntut semua masyarakat terutama bagi perajin untuk dapat memanfaatkan maupun mengembangkan produk kerajinannya. Akan tetapi, terdapat satu cara yang tidak dimiliki oleh teknologi dalam kerajinan yakni rasa atau taste. 
 
Istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak; Arumi Bachsin mengatakan, rasa atau taste tidak dimiliki oleh teknologi sebagai bagian dari kreatifitas maupun inovasi yang dimiliki dalam menciptakan motif kerajinan baik maupun produk kerajinan tangan lainnya.
 
"Teknologi, memang memberi kecepatan dan kemudahan dalam mengembangkan produk. Akan tetapi, rasa atau taste menjadi kekuatan bagi para perajin untuk terus berkarya dan berinovasi bagi terciptanya produk produk asli daerah," kata Arumi Bachsin saat menghadiri Tasyakuran ke 39 Dekranasda Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu, 9 Maret 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arumi yang juga menjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Jatim mengatakan, rasa, seni, kreatifitas dan proses yang terlibat di dalamnya memiliki kekuatan yang tidak bisa digantikan oleh teknologi manapun. Teknologi bisa menjadi alat untuk produktifitas dengan baik. Akan tetapi jika tidak hati hati eksistensi para pengrajin akan terancam. 
 
"Jadi, rasa yang dimiliki oleh pengrajin yang tidak dimiliki oleh teknologi bisa menjadi kekuatan dalam menciptakan inovasi produk seperti batik dan kerajinan tangan yang ada di Indonesia," beber Arumi. 
 
Dihadapan pengurus Dekranasda Sidoarjo, Arumi menegaskan, kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kreatifitas bangsa dalam mengolah potensi sumber daya yang dimilikinya dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk maju berkembang dalam persaingan global.
 
"Yang terpenting, eksistensi dari Dekranasda, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan cara, merefleksikan diri membantu pemerintah daerah agar mampu menggerakkan ekonomi melalui upaya strategis pemberdayaan kewirausahaan perajin sehingga lebih berdaya saing dan bersinergi dengan semua pihak," beber Arumi. 
 
Arumi berharap tujuan Dekranasda akan tercapai jika saling mendukung dan sinergitas program antara Dekrnasada Provinsi dan kabupaten/kota se-Jatim. Setiap permasalahan yang menghambat upaya pengembangan kerajinan di Jatim dapat segera mendapatkan solusinya.
 
"pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jatim," pungkas Arumi.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif