Fokopimda dan Buruh Sepakat Ciptakan Jatim Kondusif

Amaluddin 15 November 2018 15:16 WIB
buruh
Fokopimda dan Buruh Sepakat Ciptakan Jatim Kondusif
Forkopimda Jatim saat menghadiri acada Coffe Morning Forkopimda bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat Pekerja se-Jatim di Mapolda Jatim, Kamis, 15 November 2018. (Medcom.id/Amal).
Surabaya: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) Jawa Timur bersama serikat pekerja atau buruh sepakat menciptakan suasana Jatim kondusif. Untuk mewujudkan suasana tersebut, pemerintah siap menampung aspirasi jika ada usulan dari para buruh.

"Apa yang diusulkan kita tampung semua. Tetapi tolong ciptakan suasana Jatim ini harmoni dan kondusif," ujar Gubernur Jatim, Soekarwo saat menghadiri acara Coffe Morning Forkopimda bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat Pekerja se-Jatim di Mapolda Jatim, Kamis, 15 November 2018.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Jatim selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Sehingga aspirasi akan selalu ditampung dan ditindaklanjuti.


"Perjuangankan aspirasi dengan cara yang beretika, bermoral dan sopan santun. Seperti saat ini serikat pekerja atau buruh melakukan diskusi bersama pemerintah dan forkopimda. Ini kan lebih baik daripada dengan kekerasan," kata Pakde Karwo.

Untuk itu, Pakde Karwo mengingatkan kalau ada demonstrasi yang dilakukan para buruh agar tidak menggunakan kata-kata kotor atau kasar. Selain itu, demonstrasi jangan dilakukan secara anarkis. Sesuai kesepakatan, jika ada yang anarkis akan diamankan pihak yang berwajib.

"Kalau ada yang menyelundup di antara serikat pekerja yang membuat rusuh atau anarkis, segera disingkirkan," ungkap Pakde Karwo.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Lucky Hermawan mengatakan, kegiatan coffee morning ini adalah forum yang diadakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan saat ini dengan melibatkan semua pihak berkepentingan.

"Saya berharap sehabis acara ini, bapak-bapak dari serikat pekerja untuk menghimbau para anggotanya untuk tidak datang berunjuk rasa ke Surabaya, karena apa yg diusulkan sudah diakomodir dan telah dimusyawarahkan," kata Lucky.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id