Artis berinisial VA (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)
Artis berinisial VA (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono) ()

Pemeras Manajer Artis VA Bukan Polisi

prostitusi artis
08 Januari 2019 17:39
Jakarta: Manajer artis VA Lidya mengaku dimintai sejumlah uang untuk menyelesaikan kasus prostitusi online yang melibatkan artisnya. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera memastikan tindakan pemerasan tidak dilakukan oleh anggotanya.
 
"Kita pastikan bahwa tidak ada polisi yang melakukan itu. Manajer VA Lidya sudah melapor ke Polda Jatim bahwa dia melakukan transfer kepada seseorang yang mengaku pejabat di Polda Jatim," ujarnya melalui sambungan satelit dalam Metro Siang, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Frans mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi dan mempertemukan Lidya dengan oknum yang diduga melakukan pemerasan. Berdasarkan hasil pengembangan anggota yang dimaksud bukanlah orang yang dituduh menerima uang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menduga ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi. Frans yakin Lidya tertipu oleh orang yang mengatasnamakan anggota Polda Jatim dengan memberikan sejumlah uang untuk penyelesaian kasus.
 
"Jadi pejabat yang dimaksud bukan itu. Secara resmi sudah melapor terkait dugaan penipuan tersebut," jelas dia.
 
Sebelumnya polisi mengamankan artis VA bersama pelanggannya di salah satu hotel di Surabaya sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu, 5 Januari 2019. Di hari yang sama, polisi juga mengamankan artis AS di jalan sesaat setelah keluar dari Bandar Udara International Juanda Surabaya di Sidoarjo.
 
VA sendiri datang ke Surabaya karena dipesan oleh seorang pengusaha berinisial R. Namun, Barung enggan mengungkap identitas pria hidung belang tersebut. "Kalau kami membuka, sama halnya kami membuka aib orang. Jadi, polisi tidak akan membuka aib seseorang," kata Frans.
 


 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif