Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (ANT/PUSPA PERWITASARI)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (ANT/PUSPA PERWITASARI) (Amaluddin)

Sistem Zonasi PPDB Daring di Jatim Kembali Dibuka

PPDB 2019
Amaluddin • 20 Juni 2019 10:07
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka kembali pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi SMA/SMK negeri di wilayahnya. Sistem zonasi sempat dihentikan sementara karena bermasalah.
 
"Kemarin sistem dihentikan sementara, sekarang sistem PPDB sudah dibuka kembali," kata Khofifah, di Surabaya, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Khofifah mempersilakan orang tua murid yang belum mendaftarkan anaknya segera memilih sekolah terdekat tempat tinggalnya. Dia mengungkap 50 ribu calon siswa telah mengambil PIN, tapi belum mendaftar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal, hari ini adalah hari terakhir pendataran PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim," ujarnya.
 
Khofifah telah berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal penerapan zonasi. Permendikbud No 51 Tahun 2018 tentang PPDB menggunakan sistem zonasi tidak akan diubah dan tetap berjalan.
 
"Sehingga, tidak ada alasan kita menutup atau menangguhkan sistem pendaftaran PPDB, maka sistem zonasi tetap kita lakukan sesuai peraturan," kata Khofifah.
 
Dia menjelaskan Jatim mendapat kuota 50 persen dari sistem zonasi. Pemprov Jatim telah mengeluarkan kebijakan memberikan kuota khusus 20 persen, untuk anak dengan nilai UN terbaik di setiap sekolah yang masih satu zonasi. 
 
"Kebijakan ini kemudian ditiru oleh sejumlah provinsi lain. Pemprov Jatim juga memberikan kuota khusus sebanyak 20 persen untuk warga miskin, yang di antaranya mengakomodir khusus untuk buruh sebesar lima persen,"  bebernya.
 
Bahkan di luar zonasi, pemprov juga memberikan kuota sebesar 10 persen, masing-masing lima persen bagi mereka yang mendaftar melalui jalur prestasi, maupun yang orang tuanya pindah tugas.
 
"Mudah-mudahan satu hari terakhir ini, kita bisa membangun kesinambungan dan wali murid bisa mendapatkan pilihan tempat belajar terbaik bagi anak-anaknya," tandasnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif