Puluhan Rumah di Sumenep Banjir
ilustrasi Medcom.id
Sumenep: Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diguyur hujan selama satu jam pada Kamis siang, 29 November 2018. Akibatnya puluhan rumah di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, digenangi air. Warga menyebut genangan itu sudah biasa terjadi tiap musim hujan.

"Tiap tahun langganan kalau musim hujan," kata warga, Ferdi.

Ia mengatakan lebih dari 20 rumah yang biasa terggenang air ketika musim hujan. Ia pun mengaku harus repot bersih-bersih setelah genangan air hujan itu surut.


Ferdi menjelaskan rumahnya memang berada di dataran rendah. Tapi genangan itu mulai terjadi sejak 5 tahun lalu. Saat itu, kata dia, ada penutupan selokan di selatan rumahnya untuk kepentingan pembangunan jalan. Penutupan selokan itulah yang disebut menyebabkan genangan air.

Selain itu, Ferdi menuturkan sungai di utara rumahnya juga tidak berfungsi. Ia mengaku tidak tahu apakah juga ditutup atau ada sumbatan sampah di bagian hilir yang menyebabkan sungai itu tidak berfungsi. 

"Kalau turun hujan, ya pasti tergenang," ujar dia.

Dia berharap berharap pemerintah segera mencari solusi. Dia merasa sudah malas bersentuhan dengan genangan air.

Sementara Wakil Bupati Sumenep, A Fauzi, menjelaskan pemerintah daerah sudah berusaha mengatasi persoalan genangan air itu, antara lain memperaiki saluran air di Jalan Jati Mas Desa Pangarangan, Kecamatan Kot. Saluran tersebut merupakan salah satu saluran utama. Tetapi karena masih tetap terjadi genangan air, ia berencana menganggarkan pembuatan pompa pembangunan air tahun depan.

"Jadi ketika misalnya air sudah penuh, air itu bisa kita tarik ke pembuangan utama di Kali Marengan dan lainnya," ujarnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id