177 Daerah di Indonesia Raih Penghargaan Kota Layak Anak
Kongres UCLG ASPAC bertajuk menciptakan dunia yang layak anak di Surabaya, Medcom.id - Hadi
Surabaya: Sebanyak 177 kabupaten dan kota di Indonesia meraih penghargaan Kota Layak Anak. Alasannya, kota tersebut memiliki beberapa indikator yang masuk dalam kategori kota layak anak. Misal penyediaan akses informasi untuk anak-anak, pembentukan forum anak hingga tingkat kelurahan, pendidikan anak, dan beberapa fasilitas ramah anak untuk menunjang kreatifitas anak

Hal itu terungkap dalam pertemuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Badan Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNicef di Surabaya, Kamis, 13 September 2018. Pertemuan dalam Kongres ke-7 United Cities and Local Government in Asia Pacific (UCLG ASPAC) itu bertajuk Menciptakan Dunia yang Layak bagi Anak (World Fit for Children).

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA Lenny N Rosalin mengatakan kegiatan itu bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga negara lain. Tujuannya, pemerintah kabupaten kota memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak.


"itu dapat dilakukan dengan mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak," ujar Lenny di pertemuan yang berlangsung di Dyandra Convention Centre, Surabaya, Kamis, 13 September 2018.

Ke depannya, kata Lenny, pemerintah menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia memiliki sistem tersebut di 2030. Tujuannya, agar anak-anak dapat lebih aman dan nyaman lahir, tumbuh, serta berkreasi di Indonesia.

Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Bernadia Irawati T mengatakan kongres menemukan masyarakat di Asia Pasifik mulai peduli dengan kepentingan anak. Bernadia optimistis pembangunan kota yang berkelanjutan tidak mengenyampingkan kepentingan anak-anak.

"Kami berterimakasih banyak atas pengangkatan isu ini dalam kongres. Harapannya, pemahaman ini bisa tersampaikan melalui kongres UCLG ASPAC. Sehingga semakin banyak kota yang mewujudkan kota layak untuk anak," tambah Bernadia. 

CEO dan Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia Doseba Tua Sinay menambahkan untuk mewujudkan World Fit for Children, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Maka dari itu, kerjasama dengan berbagai pihak akan terus dilakukan untuk mendukung program ini. 

"Dengan demikian, kita dapat bergandengan tangan dan memiliki komitmen bersama menuju Indonesia Layak Anak tahun 2030," singkatnya. 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id