Seorang saksi menyebut, Grand Livina tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur, yang kemudian menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lidah Wetan, Surabaya.
Usai menabrak, pengemudi Livina tidak menghentikan kendaraannya, melainkan tetap melaju kencang hingga akhirnya menabrak belasan kendaraan lainnya di Jalan Wiyung yang pada sore hari itu sedang macet karena bertepatan dengan jam pulang kerja. Mobil Grand Livina baru terhenti setelah menabrak mobil Honda Innova di jalan raya tersebut.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Informasi dari kepolisian, pengemudi mobil bernama Sanusi, berusia 33 tahun, warga Jalan Kedinding Lor Gang Palem I, Kenjeran, Surabaya. Diduga sopir dalam kendali narkoba jenis sabu.
Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Ajun Komisaris Polisi Bayu Halim, saat dikonfirmasi Selasa malam, belum dapat memastikan penyebab kecelakaan.
"Kami masih sedang menyelidikinya," ujarnya.
Sanusi babak belur dihajar massa setelah mobilnya terhenti setelah menabrak mobil Innova di jalan raya tersebut. Saat ini Sanusi menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya.
Sementara seorang rekannya di dalam mobil, teridentifikasi bernama Davir, 29, warga Blegah, Bangkalan, Jawa Timur, saat ini telah diamankan di Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Wiyung.
Kepada polisi yang menginterogasinya, Davir mengakui habis berpesta narkoba jenis sabu-sabu bersama Sanusi.
Polisi masih mendalami pengakuan Davir tersebut. Menurut Bayu, saat ini pihaknya masih fokus melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
