Emil berdialog dengan pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Masjid Cheng Ho. Emil pun berkesempatan mengenal lebih dalam tentang rumah ibadah tersebut.
"Kami menemukan banyak inspirasi dari program-program PITI Jember yang luar biasa, sehingga saya bersyukur bisa berkenalan dengan PITI Jember dan mengetahui sejumlah programnya," kata Emil.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Emil berpandangan Jawa Timur menjadi benteng Bhineka Tunggal Ika. Sehingga masyarakatnya sudah menghargai perbedaan dan melestarikan akar bertoleransi.
"Sebagai rakyat Indonesia nilai kebhinekaan harus ditanamkan, sehingga Jawa Timur bisa tetap kondusif dengan menghargai perbedaan," kata pendamping calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu.
Emil yakin target pemenangan di Kabupaten Jember seperti yang disampaikan Khofiffah yang sangat memberikan attensi di Kota Tembakau. Sehingga pasangan nomor urut 1 itu optimistis menang di Jember dan melakukan program Nawa Bakti Satya.
Emil juga sempat mengingatkan kepada tim sukesnya untuk melepas atribut politik saat memasuki masjid Cheng Ho karena kunjungannya ke sana murni untuk ibadah dan menyapa pengurus PITI Jember. Sehingga tidak dalam rangka melakukan kampanye politik.
Selama di Kabupaten Jember Emil Dardak mengunjungi beberapa lokasi di antaranya pabrik pengolahan cerutu TTN, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Puger, mengunjungi Pondok Pesantren Asshidiq Putra (Ashtra) Talangsari, dan berdialog dengan pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia di Masjid Cheng Ho Jember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
