Siswa SD hingga Mahasiswa Peduli Korban Gempa Lombok

Syaikhul Hadi, Antonio, Kusbandono 08 Agustus 2018 19:02 WIB
Gempa Lombok
Siswa SD hingga Mahasiswa Peduli Korban Gempa Lombok
Siswa Al Muslim Sidoarjo mengikuti salat gaib sebagai bentuk kepedulian untuk warga yang menjadi korban gempa di Lombok, Rabu 8 Agustus 2018, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Bantuan terus disalurkan untuk warga yang menjadi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Penggalangan bantuan dilakukan mulai dari siswa SD hingga mahasiswa.

Di Sidoarjo, Jawa Timur, puluhan siswa Al Muslim berbagai tingkat melakukan aksi peduli untuk korban bencana. Mulai dari salat gaib, penggalangan dana, hingga simulasi tanggap bencana.

"Aksi ini melatih anak-anak agar tanggap menyikapi bencana dan melatih kepedulian antarsesama," ujar Humas Sekolah Al-Muslim Sidoarjo, Azzam Afian Dinata, Rabum 8 Agustus 2018.


Setelah melaksanakan simulasi dan salat gaib, siswa-siswi melakukan aksi penggalangan dana. Nantinya, dana itu dikirim langsung ke korban bencana.

Aksi penggalangan dana juga dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi, Jawa Barat. Aksi berlangsung di Jalan HM Djoyomartono dan Jalan Chairil Anwar.

Kordinator aksi Dimas Putra Romadhon mengatakan aksi berlangsung selama dua hari. Bantuan akan dikumpulkan lalu dikirim ke Lombok.


(Aksi pelajar menggalang dana untuk membantu korban bencana di Lombok, Rabu 8 Agustus 2018, Medcom.id - Hadi)

"Aksi ini serempak dilakukan se-Indonesia, di seluruh daerah," ujar Dimas.

Ia berharap supaya masyarakat Kota Bekasi berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Sehingga, dapat meringankan beban warga yang menjadi korban bencana alam.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Jawa Timur, bertolak menuju Lombok. Mereka akan berada di Lombok untuk membantu evakuasi korban gempa bersama tim BPBD Jatim yang telah berangkat duluan.

"Kami baru saja dapat izin dari bupati untuk berangkat ke Lombok hari ini." Kata Heru Widagdo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember.

Mereka menempuh perjalanan darat dan membawa sejumlah perlengkapan. Mereka akan bertugas selama kurang lebih dua pekan.

Gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat , sekitar pukul 18.46 WIB pada Minggu 5 Agustus 2018. Ratusan kali gempa susulan terjadi.

Data sementara dari BNPB menyebutkan 105 orang meninggal. Sedangkan korban luka mencapai 236 orang.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id