"Mereka terpaksa harus mengungsi, khawatir ada banjir susulan," kata Kepala Plaksana BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Madiun, Kamis, 7 Maret 2019.
Berdasarkan data BPBD Jatim, banjir bandang melanda 39 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Madiun. Meski tidak ada korban jiwa, banji tersebut juga menyebabkan sebanyak 253 hektare lahan pertanian warga setempat terendam banjir, akibatnya pertanian sawah warga setempat gagal panen.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Selain itu, dua rumah warga mengalami rusak berat, 13 sapi dan 39 ekor kambing hanyut. Kemudian sebanyak 2.406 ekor unggas juga hanyut," katanya.
Banjir mengguyur Kabupaten Madiun sejak Selasa malam, 5 Maret 2019. Ini lantaran diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hingga malam hari. Akibatnya, tiga titik tanggul yang berada di Desa Balerejo Kecamatan Balerejo jebol, dan air meluber ke pemukiman warga.
"Saat ini, berbagai bantuan mulai selimut, makanan siap saji, obat-obatan hingga dokter sudah berada di beberapa lokasi posko pengungsian," kata Suban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
