Kasus Bupati Malang

Bupati Malang Motivasi Pegawai Tetap Bekerja

Daviq Umar Al Faruq 09 Oktober 2018 19:38 WIB
penggeledahan
Bupati Malang Motivasi Pegawai Tetap Bekerja
Bupati Malang, Rendra Kresna, dok: istimewa
Malang: Bupati Malang Rendra Kresna ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tengah proses hukum yang dijalani, Rendra mengingatkan pegawai di Pemkab Malang terus memerhatikan peningkatan potensi Kawasan Ekonomi Khusus di Malang, Jawa Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Didik Budi Muljono mengatakan Rendra masih memimpin rapat koordinasi di Pendopo Agung, Selasa, 9 Oktober 2018. Dalam rapat, Rendra tak menyinggung soal kasus hukum yang membelitnya.

"Enggak ada. Tidak sama sekali karena kan kita sudah tau di media dan lain-lain. Jadi beliau memberikan motivasi supaya semuanya tetap semangat, enggak ada arahan khusus," kata Didik di Malang.


Rendra juga mengingatkan soal penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Rendra pun meminta pegawainya meningkatkan kinerja.

"Malah harus ditingkatkan. Kayak penghargaan kemudian prestasi-prestasi itu walaupun seandainya nggak ada beliau kan ada pimpinan Wabup, Sekda untuk semua ditingkatkan, untuk menunjukkan prestasi Kabupaten Malang itu luar biasa," lanjut Didik.

Bupati Malang Rendra Kresna mengaku telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun anggaran 2011. Dia disangkakan menerima gratifikasi dari pemborong atau rekanan dalam dalam kasus tersebut.

Penyidik KPK pun telah menggeledah rumah dinas Bupati Malang, Rendra Kresna di area Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 8 Oktober 2018 malam. Selain itu, KPK juga menggeledah rumah pribadi Rendra di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id