Sabtu, 19 Januari 2019, Kalangan Petani asal Desa Gendangrowo Kecamatan Prambon, Sidoarjo menggelar sedekah bumi dengan cara kenduri (tumpengan) bersama warga. Kleman, biasanya dilakukan pada awal tahun tepat setelah penanaman padi.
"Sedekah bumi merupakan budaya yang sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu. Dan itu sudah turun temurun dilakukan oleh kalangan petani," ujar salah satu petani, Slamet, 50.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Slamet mengatakan, kalangan petani sengaja menyisihkan hasil panennya untuk mensyukuri nikmat yang didapat dari hasil mencari rezeki di atas tanah. Kesuburan tanah menjadi sangat penting dikarenakan berdampak pada penghasilan mereka.
"Yang terpenting usaha. Persoalan hasilnya nanti seperti apa, kita pasrahkan sama yang diatas," jelas Slamet.
Tak hanya kenduri, rasa syukur itu juga diwujudkan dengan pagelaran wayang semalam suntuk yang dihadiri sebagian besar masyarakat sekitar. Ki Dalang Sareh asal Jombang sengaja didatangkan untuk menyemarakkan sedekah bumi.
"Lakonnya sesuai dengan pertanaman padi. Sebenarnya Tidak ada ritual khusus, hanya tumpengan, kemudian dimeriahkan dengan pagelaran wayang semalam suntuk. Dan semua dananya dari sumbangan petani, serta dibantu juga dengan APBDes," tambah Slamet.
Slamet berharap, budaya seperti ini masih tetap dilestarikan masyarakat pedesaan. Dengan harapan bisa meningkatkan rasa syukur terhadap sang pencipta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
