Seorang warga melintasi warung di Sidoarjo yang menjadi lokasi penyerangan pada Minggu dini hari, 23 Desember 2018, Medcom.id - Hadi
Seorang warga melintasi warung di Sidoarjo yang menjadi lokasi penyerangan pada Minggu dini hari, 23 Desember 2018, Medcom.id - Hadi (Syaikhul Hadi)

Dua Pengunjung Warung Kopi Diserang

penyerangan
Syaikhul Hadi • 25 Desember 2018 11:04
Sidoarjo: Penyerangan terjadi di sebuah warung kopi di Kecamatan Tulagan, Sidoarjo, Jawa Timur. Dua warga yang sedang menikmati minuman kopi terluka pada kepala, kaki, dan tangan.
 
Kapolsek Tulangan AKP Nadzir Syah mengatakan tengah menyelidiki kejadian tersebut. Penyidik meminta keterangan sejumlah saksi dan korban.
 
"Beberapa perangkat desa termasuk dua kepala desa yang warganya terlibat dalam bentrokan pun diperiksa. Kami mengupayakan mediasi untuk meredam kejadian tersebut. Penetapan tersangka belum ada," ujar Nadzir di Sidoarjo, Selasa, 25 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadzir mengatakan penyerangan akibat omongan sesama pengunjung warung. Peristiwa itu terjadi pada Minggum 23 Desember 2018, sekitar pukul 02.00 WIB.
 
Saat itu, belasan warga nongkrong di sebuah warung kopi di pertigaan Desa Medalem, Kecamatan Tulangan. Kemudian sekelompok orang datang dan menyerang. Alasan penyerangan tengah diselidiki.
 
Adi, 28, merupakan salah satu korban penyerangan. Ia mengatakan sekelompok orang datang ke warung dengan membawa senjata tajam.
 
"Melihat kedatangan mereka, pengunjung warung melarikan diri. Mereka datang bawa senjata tajam dan jumlahnya banyak," ujar Adi yang kini dirawat di rumah sakit.
 
Ia mengaku beberapa orang memukulkan botol ke kepalanya. Ia juga mengalami luka sabetan senjata. 
 
Adi sempat tak sadarkan diri. Ia sadar saat berada di rumah sakit. Adi mendapat belasan jahitan di beberapa bagian tubuhnya.
 
“Tujuh di kepala, satu di tangan dan enam dikaki.” Beber Adi.
 
Selain Adi, satu korban lain bernama Timan, 45. Ia bekerja sebagai perangkat desa mengalami luka.
 
Sedangkan warung rusak. Kaca warung pecah. Penyerangan berakhir setelah polisi mendapatkan laporan dan mendatangi lokasi.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi