KM Gerbang Samudra I Ditarik ke Lokasi Aman
Petugas SAR berada di lokasi kapal terbakar di perairan Gresik, Senin, 3 Desember 2018, dok: SAR Surabaya
Surabaya: Tim Basarnas Surabaya menarik Bangkai KM Gerbang Samudra I yang terbakar di perairan Karang Jamuang, Gresik, Jawa Timur. Penarikan dilakukan aman untuk memudahkan proses pendinginan kapal yang masih mengeluarkan asap.

"Bangkai kapal ditarik keposisi aman, untuk dilanjut proses pendinginan. Karena sebelumnya bangkai kapal terbawa arus," kata Humas Basarnas Surabaya, Tholeb Vatelehan, dikonfirmasi, Selasa, 4 Desember 2018.

Menurut ata Tholeb, bangkai kapal tersebut ditarik menggunakan Tug Boat GSS I. Setelah penarikan, tim akan membasahi bangkai kapal untuk kemudian dilakukan penyisiran di dalam bangkai kapal.


Hingga saat ini, tiga awak kapal belum juga ditemukan, yakni Soehaldani (Nahkoda), Nurul Fardillah (Cadet Deck), dan Sirka Mala Marifat (Cadet Deck). Ketiga korban itu diduga terjebak didalam kamar di kapal saat insiden kapal terbakar.

"Kondisi kapal masih mengeluarkan asap, sangat tidak mungkin tim menaiki kapal, karena kondisi kapal masih panas. Sehingga kapal harus dilakukan pendinginan terlebih dahulu sebelum menyisir ke dalam kapal," katanya.

Selain itu, Basarnas juga berkoordinasi dengan kapal-kapal yang hendak berlayar, untuk menginformasikan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di tengah laut.

KM Gerbang Samudra I terbakar di Perairan Karang Jumuang, Gresik, Minggu, 2 Desember 2018, dini hari. Dalam insiden tersebut, tiga ABK hilang.

Dalam proses evakuasi berlangsung sejak pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB, berhasil menyelamatkan 145 penumpang. Rinciannya 81 orang dewasa, 5 anak-anak, 2 bayi, 26 sopir dan 31 ABK.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id