Waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB saat Medcom.id berkunjung. Seharusnya, Miratul dan Rini tengah belajar di sekolah. Namun mereka berdua tak bisa melakukan itu.
Mereka harus menjaga si bungsu, Fatimah Az-Zahra, 4, di rumah. Sedangkan ibu mereka entah pergi kemana sejak dua bulan lalu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saya tidak ke sekolah. Tidak ada yang menjaga adik," ujar Aufa yang mengenakan seragam olahraga sebuah sekolah kepada Medcom.id, Rabu, 5 September 2018.
Di depan Aufa, Fatimah terbaring. Kepalanya membesar karena menderita hidrosefalus. Untuk anak seusia itu, Fatimah tak leluasa bergerak. Ia hanya bisa berbaring.
Sedangkan Aufa berusaha menghibur si bungsu. Sesekali ia mengajak Fatimah berbicara dan bercanda.
Hiburan pun dilayangkan Rini kepada adiknya. Ketika kakaknya tengah mengerjakan pekerjaan rumah, giliran Rini menemani adiknya.
"Rini juga enggak sekolah," kata Aufa.
Keduanya ikhlas melakukan itu demi adik mereka. Sehingga, ayah mereka, Fatkul Mubin, bisa bekerja. Ayah mereka berjualan sayur dari pagi sampai malam.
Menurut Aufa, kepala adiknya sudah membesar sejak lahir. Ayah mereka, lanjut Aufa, tak pernah membawa Fatimah ke rumah sakit. "Bapak tidak punya uang bawa Fatimah ke rumah sakit. Jadi di rumah saja," lanjut Aufa.
Seharusnya Aufa kini duduk di bangku kelas V SDN Glagah Arum 1. Sedangkan Rini bersekolah di kelas II di sekolah yang sama.
Aufa mengaku ia sangat ingin kembali ke sekolah. Tapi saat ini, ia hanya ingin adiknya sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
