Tim relawan Universitas Jember saat menyalurkan bantuan. Istimewa
Tim relawan Universitas Jember saat menyalurkan bantuan. Istimewa (Kusbandono)

Tim Kemanusiaan Unej Tidur di Bekas Kolam Pascagempa 7 SR

Gempa Lombok
Kusbandono • 20 Agustus 2018 21:08
Jember: Gempa susulan yang berkekuatan 7 SR pukul 21.56 WIB mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu 19 Agustus 2018. Tim relawan Universitas Jember memilih tidur di bekas kolam untuk menghindari kemungkinan jatuhnya korban.
 
"Ada kolam renang yang tidak terpakai, yang kemudian aman yang atasnya kosong, tidak ada pohon tidak ada apa tadi. Kita mendirikan tenda di atasnya, untuk keperluan istirahat, makan, dan ibadah," kata koordinator tim trauma healing dari Pusat Layanan Conseling dan Difabilitas (PLCD) Unej Arif melalui telepon selulernya, Senin, 20 Agustus 2018.
 
Tim Aksi Kemanusian Unej sudah memberi bantuan ke korban gempa terhitung hari ketiga. Tim kemanusiaan ini sudah membagikan kebutuhan pokok dan Traning of Trainer (TOT) ke para 60 relawan asal Kecamatan Tanjung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"TOT dilakukan dengan dua tahap, yaitu pertama tentang trauma healing, kedua tentang pertolongan pertama pada kecelakaan atau bisa disebut first aid," kata dia.
 
Tim juga menyiapkan bantuan penyediaan MCK berupa kamar mandi dan WC di sepuluh titik pengungsian di wilayah Kecamatan Tanjung. Tim Aksi Kemanusian Unej akan berada di Lombok selama lima hari.
 
Harapannya, relawan yang sudah mendapat ToT mampu melakukan menangani trauma healing secara mandiri.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif