Anggota DPRD Kota Malang Sahrawi (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Malang HM Zainudin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (3/5).
Anggota DPRD Kota Malang Sahrawi (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Malang HM Zainudin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (3/5). (Daviq Umar Al Faruq)

Tiga Anggota Ditunjuk Pimpin DPRD Malang

suap ketua dprd malang Korupsi APBD-P Malang
Daviq Umar Al Faruq • 06 Mei 2018 14:25
Malang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan pimpinan DPRD Kota Malang yang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
 
Kabag Otoda Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otoda) Pemprov Jawa Timur, Indah Wahyuni mengatakan upaya menunjuk Plt ini diambil untuk memperpendek mekanisme.
 
"Mekanisme yang diperpendek ini telah disepakati bersama. Dari yang awalnya menetapkan pimpinan sementara menjadi penunjukkan Plt pimpinan dewan," kata Indah, Minggu, 6 Mei 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ada tiga anggota DPRD Kota Malang yang ditunjuk menjadi Plt pimpinan dewan. Ketiga anggota tersebut adalah Choeroel Anwar (Partai Golkar), Sony Yudiarto (Partai Demokrat) dan Abdurrohman (Partai Kebangkitan Bangsa).
 
Baca: KPK Panggil Sekwan Kota Malang
 
Indah menambahkan dengan adanya Plt ini maka tidak diperlukan lagi pimpinan sementara. Sebab, ketiga Plt ini bakal bertugas memimpin setiap pelaksanaan rapat dewan.
 
"Kami tidak keluar konteks karena ini sesuai surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang kami terima pada hari Kamis, 3 Mei 2018 lalu," ucapnya.
 
Menurut surat edaran Mendagri, dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan disebutkan bahwa agar tidak terjadi stagnasi pada jalannya pemerintahan maka bisa diambil langkah diskresi.
 
"DPRD Kota Malang tetap bisa melakukan rapat. Sebab dua pertiga dari total anggota dewan keseluruhan sejumlah 45 orang yakni 26 orang. Dengan catatan semua anggota harus hadir saat rapat," pungkasnya.
 
Baca: 5 Anggota DPRD Malang Diperiksa Perdana KPK
 
Sementara itu, penunjukan Plt pimpinan dewan ini seharusnya berjumlah empat orang. Namun, PDI Perjuangan selaku partai pemenang legislatif di Kota Malang masih belum menyetorkan nama sebagai Plt ketua DPRD.
 
Sebelumnya diberitakan, KPK menahan 19 anggota DPRD Kota Malang terkait kasus dugaan suap untuk memuluskan pembahasan APBD Perubahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015. 
 
Selain belasan anggota dewan, lembaga anti rasuah juga menahan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistyo serta Wali Kota Malang non aktif Moch Anton.
 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi