Layanan Uji Kir di Sidoarjo bakal Diperpanjang hingga Malam
Petugas melakukan uji kir di Sidoarjo, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berencana menambah jam layanan uji kir hingga malam hari. Sebab antrean kendaraan yang hendak uji kir terjadi pada siang hari.

Antrean kendaraan mengakibatkan kemacetan di Jalan Candi Sidoarjo. Setiap hari, lembaga uji kir di Jalan Candi itu melayani ratusan mobil.

"Nah, untuk mengantisipasi kemacetan itu, kami berencana memberlakukan pelayanan hingga malam hari. Biasanya hanya pukul 16.00 WIB, nantinya dilanjutkan hingga pukul 21.00 WIB," ujar Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Bahrul Amiq, Senin, 12 Februari 2018. 


Menurut data yang ada di Dinas Perhubungan Sidoarjo, ada sekitar 200 hingga 400 kendaraan yang melakukan uji kir setiap harinya. Bahkan di akhir pekan bisa mencapai 500-an kendaraan baik kendaraan besar maupun kecil.  "Kami harus mensosialisasikan dulu tentang pemberlakuan pelayanan hingga malam hari. Secepatnya akan kami berlakukan," tegasnya. 

Sejatinya, Dinas Perhubungan sudah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat proses uji kir. Awalnya, uji kir bisa dilakukan dengan kurun waktu hingga 3-4 jam. 

"Sebenarnya sistem drive through sudah maksimal untuk mempercepat proses, karena pengendara tidak perlu turun dari mobilnya. Tapi tetap saja masih banyak antrean di jalan raya. Apalagi pada saat akhir pekan," terangnya.  

Penambahan jam malam tersebut tak lain untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan uji kir. Nantinya, dalam pemberlakukan pelayanan tersebut, diharapkan kendaraan kapasitas kecil bisa dilakukan pagi hingga siang hari, sedangkan kendaraan berkapasitas besar bisa dilakukan pada malam hari. 

Sementara, Deny, Supir truck menyambut baik atas rencana pemberlakukan pelayanan hingga malam hari. Menurutnya pelayanan tersebut dirasa solusi efektif agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan pada siang hari. 

"Sangat setuju. Karena saya bisa lebih dulu bekerja pada siang harinya. Mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi," singkat Deny. 




(RRN)