Antisipasi 'Surabaya Membara' Tak Menjangkau Viaduk
Sejumlah warga mengevakuasi korban yang terjatuh dari viaduk ketika menonton drama kolosal Surabaya Membara di Jalan Pahlawan Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/ M Risyal Hidayat)
Jakarta: Ketua Panitia Pertunjukan Surabaya Membara Taufik Hidayat menyebut insiden di viaduk yang memakan korban di luar dugaan. Panitia menyatakan telah melakukan antisipasi secara komprehensif namun insiden itu disebut di luar jangkauan mereka. 

"(Peristiwa) itu di luar kemampuan kami karena antisipasi yang kami lakukan hanya di wilayah pertunjukan. Tepatnya sekitar 500-700 meter antara batas dari taman depan viaduk sampai pasar besar. (Hanya) itu yang kami antisipasi," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Sabtu, 10 November 2018.

Taufik mengatakan pagelaran Surabaya Membara bukan tanpa persiapan. Pihaknya telah memperkirakan akan terjadi ledakan penonton saat pertunjukan.


Atas hal tersebut, panitia, kata dia, telah bersurat ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya untuk membantu menyediakan tenaga medis. Bahkan karena dalam pagelaran ada adegan situasi pembakaran, pihaknya juga melibatkan petugas pemadam kebakaran.

"Nyaris kami tidak membayangkan kehadiran penonton di viaduk. Karena memang tidak kami sarankan penonton berada di sana," kata dia.

Taufik mengakui pada pagelaran sebelumnya sudah ada segelintir penonton yang naik ke atas viaduk namun masih dalam kapasitas kecil. Pada pagi dan sore, viaduk memang menjadi salah satu alternatif lintasan orang yang berjalan dari kampung sebelah kantor Pemerintah Provinsi Jawa Timur menuju wilayah Pasar Turi dan sebaliknya.

"Kami pikir akan sama seperti pertunjukan sebelumnya (tidak ada warga naik ke viaduk). Karena kondisi penonton sangat banyak kami melakukan antisipasi lain seperti memajukan jadwal pertunjukan. Kejadian itu benar-benar di luar dugaan kami," ungkapnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id