Enam Mobil Disita setelah Pemkab Mojokerto Digeledah

Nurul Hidayat 26 April 2018 15:58 WIB
kpkpenggeledahan
Enam Mobil Disita setelah Pemkab Mojokerto Digeledah
Deretan mobil yang diparkir di Mapolsek Magersari, Mojokerto, setelah penggeledahan yang dilakukan KPK, Kamis, 26 April 2018, Medcom.id - Nurul Hidayat
Mojokerto: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah kendaraan terkait penyelidikan dugaan gratifikasi pembangunan 15 menara base transceiver station (BTS) di Mojokerto, Jawa Timur. Kendaraan-kendaraan itu kini diparkir di Polsek Magersari, Mojokerto.

Pantauan Medcom.id, Kamis, 26 April 2018, berikut daftar enam kendaraan tersebut:
- 1 unit mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi S 1020 N warna abu-abu
- 1 unit mobil Subaru WRX bernomor polisi S 1168 P warna putih
- 1 unit mobil Toyota Kijang Innova 2.4G bernomor polisi L 1724 YY warna hitam
- 1 unit mobil Range Rover Evoque S.i4 bernomor polisi L 1213 HX berwarna merah
- 1 unit mobil Honda CR-V prestige vitec turbo bernomor polisi S 1001 NB warna hitam
- 1 unit mobil Daihatsu pickup Gran Max bernomor polisi S 8021 BC warna putih.


(Beberapa jetski disita KPK terkait penggeledahan dan penyelidikan dugaan gratifikasi tower BTS di Mojokerto, Kamis, 26 April 2018, Medcom.id - Nurul Hidayat)


Selain mobil, penyidik KPK juga menyita lima jetski berbagai tipe dan warna serta dua sepeda motor. Pada alat penderek jetski terdapat tulisan: MKP. Namun belum dapat dipastikan apakah kendaraan itu milik Bupati Mojokerto atau bukan.


(Tulisan MKP pada alat penderek jetski yang disita KPK terkait  dengan penggeledahan di Pemkab Mojokerto, Kamis, 26 April 2018, Medcom.id - Nurul Hidayat)

Polres Mojokerto Kota enggan mengonfirmasi soal kendaraan-kendaraan tersebut. Kasubag Humas Polres Mojokerto Kota AKP Agus Purnomo mengatakan tak berwenang menanggapi kendaraan-kendaraan itu.

"Maaf mas saya tidak ada kewenangan, belum ada perintah dari Kapolres," kata Agus di Mojokerto, Kamis, 26 April 2018.

Kendaraan-kendaraan itu dibawa ke Mapolsek Magersari setelah petugas KPK menggeledah sejumlah lokasi di Kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Satu di antaranya ruang kerja Mustofa.

Penggeledahan dilakukan pada Selasa, 24 April 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Mustofa mengatakan penggeledahan terkait dengan dugaan gratifikasi yang muncul setelah seseorang mengaku sebagai pemilik 15 tower BTS. Orang tersebut, lanjtu Mustofa, mengklaim memberikan sejumlah uang pada oknum di Pemkab Mojokerto.

Misal: Penggeledahan Kantor Mustofa Terkait Proyek 15 Tower

"Tadi disebutkan pemilik Tower tersebut adalah Oktavianto atau siapa. Yang jelas saat pemeriksaan saya sudah menyebutkan bahwa saya tidak tahu dan tidak pernah berhubungan dengan yang bersangkutan," kata bupati dua periode itu.

Lihat video: 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id