Sabu dan Ganja Ditemukan di Bawah Kasur Napi
Warga Binaan (WB) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang diperiksa petugas karena memiliki narkoba, Senin 6 Agustus 2018. (Foto: Istimewa)
Malang: Seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang berinisial AS, 27, tertangkap tangan memiliki narkoba. AS ditangkap pada Senin, 6 Agustus 2018 pagi.

Dari tangan warga Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu, polisi menemukan 33 butir pil koplo, sabu-sabu seberat 3 gram, satu bungkus ganja, alat isap, dan ponsel.

"Usai apel pagi, kami melakukan pengecekan dengan melibatkan petugas dari semua bidang untuk melihat apakah ada indikasi yang mencurigakan," kata Kalapas Klas I Malang, Farid Junaedi, Selasa, 7 Agustus 2018.


Farid menjelaskan, saat melakukan pengecekan di blok 10 kamar 11, petugas awalnya menemukan ponsel. Setelah dicek lagi, petugas menemukan narkoba tersebut di bawah kasur.

Di kamar tersebut terdapat lima orang penghuni. Kelimanya lalu dimintai keterangan di pos penjagaan dan AS kemudian mengakui barang-barang tersebut adalah miliknya.

Menurut pengakuan AS, barang haram miliknya telah dijual kepada seorang tahanan narkoba berinisial MA seharga Rp 100-150 ribu per paket. Oleh karenanya, MA pun juga ikut diamankan.

Selanjutnya, pihak lapas melaporkan temuan ini ke Polres Malang Kota. Kedua warga binaan itu ditahan di Polres untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Kami serahkan kepada Polres Malang Kota agar kasus ini bisa terungkap dan dikembangkan sehingga tidak menjalar ke warga binaan yang lain," ungkap Farid.

Farid menambahkan, AS adalah narapidana kasus narkoba yang dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. Namun AS baru menjalani hukuman selama 3 tahun.

"Kami akan terus bekerja secara maksimal untuk memberantas narkoba. Kami juga berusaha untuk membina para warga binaan agar dapat berubah ke arah yang lebih baik," pungkas Farid.



(DEN)