Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Daviq Umar Al Faruq)

Menantu Bakar Mertua Hidup-Hidup

pembunuhan
Daviq Umar Al Faruq • 14 April 2019 11:19
Malang: Nurul Mutholib, 30, tega membakar ibu mertuanya, Lismini, 57. Peristiwa ini terjadi di Dusun Ngebrong, Desa Tawang Sari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019.
 
Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mengungkap kejadian tersebut berlangsung pada Jumat sekitar pukul 12.00 WIB siang. Usai dibakar menantunya, korban meninggal dunia Sabtu pagi, 13 April 2019.
 
"Pelaku sudah diamankan kemarin setelah kejadian. Motifnya sakit hati karena sering cekcok," katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasat Reskrim Polres Batu AKP Anton Widodo menambahkan, petugas langsung disebar untuk mencari keberadaan pelaku usai mendapatkan laporan. Pelaku ditangkap di hutan sekitar kediamannya pada Jumat menjelang magrib.
 
"Pelaku kami amankan di hutan belakang rumah. Dia tidak berani keluar dari hutan karena takut diamuk massa,” ujarnya.
 
Nurul rasa sakit hati ke ibu mertuanya karena sering silang pendapat. Akibat sakit hati, pelaku membeli pertalite dan menuangkan bahan bakar tersebut ke baskom plastik.
 
Pelaku beraksi dengan mendatangi rumah korban saat memasuki waktu salat Jumat. Saat itu, korban yang tengah beraktivitas di dapur tiba-tiba disiram pertalite yang dibawa pelaku.
 
Korban sempat memberikan perlawanan saat pelaku hendak menyalakan korek api. Pelaku menjatuhkan korek api yang dibawanya. Tak habis akal, pelaku kemudian menyalakan kompor gas hingga membuat api menjalar ke tubuh korban.
 
Saat tubuhnya dipenuhi api, korban langsung berlarian ke luar rumah dan meminta tolong kepada warga sekitar. Korban diberi penanganan awal dan langsung dilarikan ke puskesmas setempat.
 
Namun, korban ternyata mengalami luka bakar parah dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu. Sesampainya disana, korban pun ternyata harus dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang. Nahas, korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu, 13 April 2019.
 
“Karena korban takut diamuk massa, korban pun lari ke ladang yang berada di belakang rumah,” pungkas Anton.
 
Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku sakit hati karena korban baru saja membeli kasur baru. Sejumlah informasi menyebutkan pelaku tertekan setelah anak keduanya meninggal beberapa waktu lalu.
 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif