Taiwan Tawarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Malang
Pengunjung mencari informasi mengenai beasiswa ke Taiwan dalam acara 2018 Taiwan Educational Showcase, UMM, Rabu 9 Mei 2018, Medcom.id - Daviq
Malang: Ratusan mahasiswa di Malang, Jawa Timur, ditawarkan beasiswa di enam universitas ternama di Taiwan. Tawaran itu disampaikan dalam acara 2018 Taiwan Educational Showcase yang merupakan kerja sama antara The Indonesia Taiwan Education Center in Surabaya (TECSID) dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Enam universitas ternama di Taiwan yang ditawarkan terdiri dari Asia University, China Medical University, Fujen Catholic University, National Formosa University, National Sun Yat-sen University, dan Vanung University. 

Keenam universitas memberikan tawaran beasiswa studi dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris. Tawaran itu berlaku untuk program Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3), dan internasional.


Selain menawarkan beasiswa, kegiatan ini juga diramaikan oleh penjelasan dari Taipe Economy and Trade Office (TETO) Surabaya tentang visa di Taiwan. Kegiatan ini berlangsung meriah dan banyak menarik antusias mahasiswa untuk hadir.

Asisten Rektor Bidang Kerjasama UMM, Soeparto mengatakan acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan UMM untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk menempuh studi lanjutan dengan iklim internasional, khususnya di Taiwan.

“Semoga ini menjadi pemantik semangat mahasiswa untuk merasakan iklim internasional dan belajar di luar negeri serta jalan untuk memperkuat kerjasama UMM dengan The Indonesia Taiwan Education Center in Surabaya,” katanya di Aula BAU UMM, Rahu 9 Mei 2018.

Sementara itu, salah satu mahasiswa, Lissari Albar, mengaku tertarik dengan pendidikan di Taiwan karena pendidikan dan teknologinya yang maju. 

"Saya tertarik ke Taiwan karena Taiwan itu kan sudah menjadi negara maju, terus pendidikannya sudah bagus, teknologinya sudah bagus juga. Itu yang membuat saya tertarik kenapa saya mau ke Taiwan,” ujar mahasiswa yang sedang menempuh Magister Kebijakan Pengembangan Pendidikan (MKPP)  di sebuah universitas swasta ini.

Sedangkan, mahasiswa lainnya, Pambudiono mengaku tertarik melanjutkan sekolah ke Taiwan. Sebab, peluang untuk menempuh studi di Taiwan lebih besar dibanding universitas di Eropa.

"Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, kuliah di  Eropa  itu persyaratannya sulit sekali sedangkan di Taiwan tidak," ujar mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Teknologi Pangan (ITP) UMM ini




(RRN)