Bangunan Liar di Sidoarjo Kerap Sebabkan Banjir

Syaikhul Hadi 10 Oktober 2018 15:29 WIB
banjir
Bangunan Liar di Sidoarjo Kerap Sebabkan Banjir
Kendaraan melintasi banjir yang merendam Porong, Sidoarjo, Jumat 16 Februari 2018, Medcom.id - Syaikhul Hadi.
Sidoarjo: Banyak faktor yang menyebabkan banjir di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain kawasannya yang masuk dataran rendah, keberadaan bangunan liar juga menjadi faktor terhambatnya normalisasi sungai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Dwijo Prawito mengungkapkan, selain persoalan sampah di sungai, bangunan liar juga menghambat revitalisasi sungai, sehingga, sungai menjadi dangkal.

"Terutama bangli (bangunan liar) yang berada di bibir-bibir sungai. Otomatis alat berat kan enggak bisa masuk untuk melakukan pengerukan," ujar Dwijo, Rabu, 10 Oktober 2018. 


Baca; Sebelum Musim Hujan, Warga Sidoarjo Diminta Jaga Sungai

Ada beberapa sungai yang terdampak, di antaranya, Sungai Sidokare, Sungai Buntung, sungai Brantas, sungai Ketapang, sungai Porong, dan sungai Ngaban.

Setiap tahun, diakui memang harus dilakukan normalisasi sungai. Sehingga saat memasuki hujan tidak berdampak pada tingginya air sungai.

"Normalisasi nya kan tidak efektif karena terhambat bangli. Untuk jumlah pastinya saya tidak tahu, karena kewenangan PU PR Bina Marga," jelas Dwijo.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti apakah sungai-sungai tersebut sudah dilakukan normalisasi. Harapannya, banjir yang kerap datang setiap musim hujan menjadi gambaran untuk terus dilakukan pembenahan-pembenahan. 

"Kami berencana setiap OPD nantinya akan merapatkan kembali terutama saat memasuki musim penghujan. Bagiamana langkah Tekhnisnya, apa yang sudah dikerjakan, dan bagaimana cara penanggulangannya," tandas Dwijo.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id