Jembatan Suramadu Gratis, BPWS Kini Ditiadakan

Amaluddin 09 November 2018 13:46 WIB
jembatan suramadu
Jembatan Suramadu Gratis, BPWS Kini Ditiadakan
Sejumlah perahu nelayan berada disekitar kaki jembatan tol Suramadu sisi Tambakwedi Surabaya, Jawa Timur, MInggu (21/10/2018). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.
Surabaya: Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) akan bubar setelah adanya keputusan pembebasan tarif Tol Suramadu pada 27 Oktober 2018 lalu.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, jalan tol Suramadu saat ini telah menjadi jalan negara sehingga pemeliharaan jembatan terpanjang di Indonesia itu sepenuhnya akan menjadi tanggungjawab pemerintah pusat (APBN).

"Statusnya menjadi jalan negara, maka pemeliharaannya ditanggung APBN sehingga tidak membebani pemerintah daerah. Sehingga tugas dan fungsi (tupoksi) BPWS tidak berfungsi lagi," kata Soekarwo, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 9 November 2018.


Baca: Jokowi Gratiskan Tol Suramadu

Soekarwo menjelaskan, dengan bubarnya BPWS, maka seluruh pegawai BPWS akan kembali ke pemerintah pusat. BPWS sendiri sebelumnya bertugas menangani pengembangan sisi Surabaya dan sisi Madura.

"Karena Suramadu sekarang sudah menjadi jalan yang ditangani negara, maka pegawai BPWS akan kembali ditarik ke Kementerian PUPR,” jelas Soekarwo.

Kini, jembatan Suramadu terdapat empat lajur dari sebelumnya dua lajur, plus dua lajur untuk kendaraan roda dua di sisi kanan dan kiri jembatan. Ini sengaja dilakukan untuk megantisipasi kemacetan atau kecelakaan.

"Jadi kalaupun terjadi kemacetan jembatan tersebut, masih bisa digunakan sehingga terlalu berlebihan kalau harus mempertahankan kapal penyeberangan. Sekarang lho siapa yang mau naik kapal lha wong jembatan Suramadu sudah gratis," ungkap Soekarwo.

Baca: Jokowi Bantah Berkampanye Saat Gratiskan Suramadu



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id