Lima Kampus Asing Bakal Beroperasi Tahun Ini

Daviq Umar Al Faruq 13 Maret 2018 17:47 WIB
pendidikan
Lima Kampus Asing Bakal Beroperasi Tahun Ini
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq).
Malang: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir membuka peluang operasional perguruan tinggi asing di Tanah Air. Ditargetkan lima kampus asing mulai beroperasi tahun ini.

"Daerahnya pertama di Jakarta dulu. Kalau bisa jalan, nanti akan kami coba di daerah lain," ujar Nasir usai mengisi kuliah umum di Politeknik Negeri Malang, Selasa, 13 Maret 2018.

Regulasi yang mengatur masuknya perguruan tinggi asing (PTA) ke Indonesia ada pada Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Namun demikian kampus asing yang beroperasi di Indonesia harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya punya mata kuliah dasar umum (MKDU) Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Agama, dan Kewirausahaan.
 
"Selain itu, syaratnya PTA harus nirlaba dan bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam negeri. Bisa dalam bidang akademik, penelitian atau inovasi," jelasnya.


(Baca juga: Kampus Asing Bisa Buka Program Studi di Indonesia)

Nasir mengimbau seluruh perguruan tinggi di Indonesia membuka diri untuk bekerja sama dengan kampus-kampus asing. "Karena nantinya status PTA adalah perguruan tinggi swasta, proses pembelajaran yang di Indonesia pun harus sama dengan kampus aslinya," papar dia.

Nasir menyebut kampus-kampus asing antusias membuka perwakilannya di Indonesia. Ada empat negara yang sudah menghubungi Kemenristekdikti untuk membuka kampus asing di Indonesia.

"Mereka siap untuk membuka kampus di Indonesia. Dari Inggris ada, dari Australia juga ada," bebernya.



(HUS)