Teror Bom Surabaya

BPJS Ketenagakerjaan Santuni Keluarga Nuchsin

Syaikhul Hadi 15 Mei 2018 08:49 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
BPJS Ketenagakerjaan Santuni Keluarga Nuchsin
Penyerahan santunan untuk keluarga Nuchsin, salah satu korban bom di Surabaya. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Sidoarjo: BPJS Ketenagakerjaan cabang Sidoarjo menyerahkan bantuan senilai Rp49 juta untuk Nuchin, 56, korban bom gereja di Surabaya asal Waru, Sidoarjo, Jawa Timur. Dia meninggal akibat ledakan bom di Gereja Pusat Pantekosta Surabaya, Jawa Timur.

Penyerahan santunan diberikan langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Ikeda Hendra Kusuma dan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Tito Hartono. Bantuan diberikan kepada istri almarhum, Jayati.

Tito mengatakan korban ledakan asal Waru tersebut terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo melalui perusahaan Boga Lestari sejak 2012. Sehingga ahli waris berhak mendapatkan santunan Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hati Tua (JHT), Santunan berkala, dan beasiswa pendidikan.


"Ditambah bantuan biaya pemakaman. Total Rp49 juta," kata Tito, Selasa, 15 Mei 2018.

Santunan ini sudah menjadi hak ahli waris. Apalagi, Nuchin meninggalkan istri dan tiga anaknya yang masih kecil.

Baca: Tak Kunjung Pulang, Nuchin Jadi Korban Ledakan di Surabaya



(SUR)