Kapolri Jenderal Tito Jarnavian. Antara/Indrianto Eko Suwarsono
Kapolri Jenderal Tito Jarnavian. Antara/Indrianto Eko Suwarsono (Amaluddin)

Bom Surabaya dan Sidoarjo Jaringan JAD-JAT

terorisme Teror Bom di Surabaya
Amaluddin • 14 Mei 2018 13:35
Surabaya: Serangan bom di tiga gereja dan Mapolretabes Surabaya, dan ledakan di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur, dilakukan jaringan teroris yang terafiliasi ISIS. Mereka berasal dari Jemaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).
 
"Jaringannya Jemaah Anshor Daulah Jemaah Anshor Tauhid yang merupakan pendukung utama ISIS di Indonesia," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam konferensi pers di Markas Polda Jatim, Surabya, Jatim, Senin, 14 Mei 2018.
 
JAT didirikan dan dipimpin oleh Aman Abdurrahman yang sekarang ditahan di Mako Brimob. Kemudian, kelompok yang satu keluarga ini terkait dengan sel JAD yang ada di Surabaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dipta (pengebom gereja) ini ketuanya," kata Tito.
 
Surabaya, Jawa Timur, digemparkan dengan rentetan ledakan pada Minggu, 13 Mei 2018, pagi. Ledakan terjadi sebanyak tiga kali dalam kurun waktu kurang lebih 1,5 jam.
 
Baca: Tiga Ledakan di Surabaya Terjadi dalam Waktu 1,5 Jam
 
Ledakan bom terjadi di Rusunawa Wonocolo, Minggu malam. Sumber ledakan berasal dari satu unit di Blok B lantai lima milik warga bernama Anton. Pengelola menyatakan, keluarga Anton menempati rusunawa Wonocolo sejak 2015.
 
Baca: Ledakan Bom Mengguncang Mapolrestabes Surabaya
 
Sekitar pukul 08.50 WIB, Senin, 14 Mei 2018, terjadi insiden ledakan di pintu masuk atau tepat di pos polisi yang diduga menggunakan bom kendaraan.
 
Polda Jatim masih melakukan identifikasi termasuk memastikan jumlah korban luka atau meninggal dunia terhadap kejadian tersebut, baik dari unsur anggota Polri, masyarakat maupun terduga pelaku.
 
Baca: 3 Orang Tewas Akibat Ledakan di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif