Banjir yang melanda salah satu desa di Kabupaten Madiun. (Medcom.id/Amal).
Banjir yang melanda salah satu desa di Kabupaten Madiun. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin, Daviq Umar Al Faruq)

39 Desa di Madiun Terdampak Banjir

Banjir Madiun
Amaluddin, Daviq Umar Al Faruq • 07 Maret 2019 10:58
Surabaya: Sebanyak 15 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur siterjang banjir. Banjir terjadi selama tiga hari sejak Selasa-Kamis, 5-7 Maret 2019.
 
"Banjir ini akibat diguyur hujan dengan intensitas hujan tinggi," kata Kepala Plaksana BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, saat meninjau banjir di Madiun, Kamis, 7 Maret 2019.
 
Adapun 15 kabupaten yang dilanda banjir, yaitu Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Madiun, Kediri, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Blitar. Dari belasan kabupaten tersebut, Kabupaten Madiun menjadi daerah terparah dilanda banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Suban, ketinggian air di delapan Kecamatan di Madiun bervariasi, mulai sepaha hingga sedada orang dewasa. Namun, hingga saat ini air terus berangsur surut. 
 
"Di Madiun, ada 39 Desa di delapan kecamatan terdampak banjir. Jadi paling parah dari daerah lainnya," kata Suban.
 
Akibatnya, ratusan lebih warga mengungsi ke sejumlah desa, salah satunya Desa Balerejo, Kecamatan Garon, Kabupaten Madiun. Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD Jatim, TNI, Polisi, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, terus membantu mengevakuasi warga terdampak banjir.
 
"Warga yang mengungsi terus berdatangan, petugas masih mendata warga yang mengungsi, karena ini data bergerak," ujarnya. 
 
Suban mengatakan, banjir di Madiun terjadi sejak tiga hari atau mulai Selasa malam. Banjir terjadi setelah diguyur hujan intensitas tinggi. "Akibatnya air di sungai Jerowan yang merupakan anak kali Madiun meluap, meluber ke pemukiman warga setempat," ujarnya.
 
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berencana untuk mengunjungi korban terdampak banjir di Madiun. Kunjungan dilakukan untuk memastikan ketersedian bantuan mencukupi. 
 
"Saya ingin memastikan dapur umum lapangan sudah berjalan," imbuhnya.
 
Selain Madiun, hujan yang mengguyur semalaman tersebut juga membuat dua kecamatan di Kabupaten Ngawi terendam banjir. Air banjir tersebut berasal dari luapan Bengawan Madiun.
 
Dua kecamatan terdampak yakni Kecamatan Pangkur dan Kwadungan. Selain rumah warga, akses jalan menuju perkampungan juga tergenang air. 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif