Kecelakaan Lion Air JT610

Istri Syachrul Anto: Saat Berangkat Dia Masih Sehat

Syaikhul Hadi 03 November 2018 16:39 WIB
Lion Air Jatuh
Istri Syachrul Anto: Saat Berangkat Dia Masih Sehat
Lian Kurniawati, 39, tidak kuasa menahan tangis usai pemakaman suaminya, Syachrul Anto di kawasan Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur Sabtu, 3 November 2018. Medcom.id/ Syaikhul Hadi.
Surabaya: Lian Kurniawati, 39, tidak pernah menyangka jika mendiang suaminya, Syachrul Anto akan pulang dalam kondisi tidak bernyawa. Lian mengatakan, saat berangkat untuk misi kemanusiaan tersebut, suaminya dalam keadaan sehat.

"Cerita detailnya Basarnas yang tahu, saya baru dikabari tadi malam jam 20.00 WIB. Saya syok. Karena saat berangkat dia masih sehat. Pulang sudah tidak," kata Lian sambil menangis, di rumah duka, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur Sabtu, 3 November 2018.
 
Lian menceritakan, Kamis, 1 November lalu, dirinya sempat mengantar suami ke Bandara Kulon Progo Jogjakarta. Saat itu, Syachrul hendak pergi ke Jakarta bersama rekan-rekannya dalam misi kemanusiaan.

Syachrul hendak berangkat setelah mendapat informasi terkait pencarian korban dan serpihan pesawat Lion Air JT610 di Perairan Karawang, Jawa Barat.


"Kebetulan, sebelumnya kami ada urusan di Jogja. Dia (almarhum) tidak mungkin bilang tidak kalau urusan kemanusiaan," jelas Lian. 

Diakui, pemberangkatan suaminya ke Jakarta tidak membawa peralatan lengkap. Karena peralatan miliknya berada di Makassar. Meski begitu, ia tetap berangkat ke Jakarta. 

"Terkahir menghubungi saya, Jumat paginya. Dia bilang kalau dia sudah diver dua kali. Pagi dan sore," ungkap Lian.

Syachrul Anto, anggota tim evakuasi serpihan dan penumpang Lion Air PK-LQP, gugur dalam tugas. Ia  sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jumat malam, 2 November 2018.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id