Dua Warga Dikabarkan Meninggal Tertimpa Runtuhan di Sumenep
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Sumenep: Gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang Situbondo menelan korban jiwa di Sumenep, Madura. Dua orang disebut meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban jiwa yang merupakan seorang kakek dan cucunya berasal dari Desa Prambanan, Kecamatan Gayam. Mereka bernama Nadar, 60, dan Nuril Kamelia, 7. 

“Tadi waktu tiba di puskesmas korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Ada luka memar di bagian kepala. Saya langsung ke puskesmas setelah mendengar informasi itu,” kata salah satu warga Trisno, melalui sambungan telepon, Kamis, 11 Oktober 2018.


Trisno menambahkan ada banyak rumah yang rusak berat di Desa Prambanan. Sedangkan rumah di beberapa desa lainnya hanya mengalami kerusakan kecil, seperti retak pada bagian dinding.

Trisno menyebut masyarakat masih takut masuk ke dalam rumah karena khawatir dengan gempa susulan. Warga di sekitar tempat tinggalnya memilih tetap berada di halaman rumah.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar terdapat sejumlah rusak berat di Kecamatan Bluto dan Kecamatan Manding, Sumenep. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai kerusakan rumah dan korban jiwa akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter itu.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id