Komunitas Tukar Pasangan Seksual Dibongkar Polisi

Antara 16 April 2018 18:04 WIB
pelecehan seksual
Komunitas Tukar Pasangan Seksual Dibongkar Polisi
ilustrasi Medcom.id
Surabaya: Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap kasus pertukaran pasangan (swinger) yang melibatkan pasangan dari lintas daerah. Satu orang berinsial ION ditetapkan menjadi tersangka dan lima orang lainnya, yakni RL, 49; SS, 47; WH, 51; DS, 29; dan AG, 30, ditangkap. 

Kasubdit Renakta Polda Jawa Timur AKBP Yudhistira Widyawan mengatakan ION telah membuat grup Whatsapp bernama "Sparkling". Grup itu beranggotakan orang yang memiliki persamaan untuk berfantasi melakukan tukar pasangan.

"Untuk masuk dalam pesta, syaratnya harus pasangan resmi dan mempunyai buku nikah," ujar Yudhistira.


Grup "Sparkling" beranggotakan 28 orang yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tuban, Jember, Nganjuk, dan Kertosono. Selain Whatsapp, mereka juga menjalin komunikasi di media sosial Twitter.

"Dari informasi itu, petugas menggerebek mereka di salah satu hotel di Malang. Saat digerebek kegiatan itu sedang berlangsung," tuturnya.

Dalam kegiatan tukar pasangan itu, beberapa pasangan melakukan seks bersama-sama di hotel serta tidak ada persyaratan uang karena murni dari fantasi seksual yang sama.

"Dari hasil penyidikan, kegiatan ini sudah berlangsung lama dari 2013, namun baru bisa diungkap. Anggota memang cukup banyak tapi mereka putus sambung. Jadi siapa yang bisa dan siap untuk hari ini janjian akan dilakukan," katanya.

Dalam pengungkapan itu, selain menangkap tersangka, juga disita empat kondom belum terpakai, enam celana dalam, tiga buah bra, satu telepon genggam, satu handuk, dan dua sprei.

Para pelaku dikenakan Pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman penjara satu tahun empat bulan.



(ALB)