"Muktamar ke-33 NU ini merupakan muktamar akbar, karena melibatkan empat pesantren sebagai tuan rumah, dan juga paling rumit. Tapi, Insya Allah masyarakat Jatim siap," ujar Ketua PW NU Jatim, KH Mutawakkil Alallah, dalam sambutannya.
Kegiatan sosialisasi Muktamar ke-33 NU itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj. Acara launching juga dimeriahkan acara pagelaran wayang kulit yang di dalangi oleh Ki Enthus Susmono.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Setelah prosesi launching selesai, para kiai, ulama, pejabat dan masyarakat umum juga menyaksikan pementasan wayang kulit dengan lakon Nurkala Kalidasa oleh Ki Enthus Susmono, dalang yang juga Bupati Tegal Jawa Tengah.
Yang menarik pada kegiatan ini, panitia menyediakan hadiah bagi para tamu yang hadir. Mereka bisa membawa pulang hadiah seperti sepeda santai dan berbagai hadiah lainnya jika kupon yang dimilikinya terpilih sebagai pemenang. Dengan sejumlah kreasi ini, diharapkan gema muktamar bisa terdengar hingga pelosok daerah, utamanya di Provinsi Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, pejabat dan kiai seperti Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftakhul Akhyar, Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, Gubernur Jatim Soekarwo, Wagub Jatim Saifullah Yusuf, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, dan mantan Mendukbud M. Nuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(OGI)
