Pembubaran Ormas HTI sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas. "Kita semua sudah sepakat, bahwa dasar negara kita Pancasila. Siapapun yang merongrong dengan itu maka akan berhadapan dengan kita," kata Ketua GP. Anshor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, Selasa, 9 Mei 2017.
Rizza menjelaskan, menyambut keputusan pemerintah melalui Menkopolhukam tentang pembubaran ormas HTI, pihaknya sangat mendukung keputusan tersebut. Alasannya, HTI sudah merongrong dan berupaya mengganti Pancasila dan NKRI. Sehingga banyak menimbulkan benturan dikalangan masyarakat.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Dan sikap ini juga akan mengancam kerukunan warga di Indonesia," jelasnya.
Pihaknya meyakini, akan adanya pro kontra terkait pembubaran itu. Namun, pihaknya tak gentar meski adanya penolakan. Bahkan, pihaknya sudah memandang sikap dan langkah pemerintah sudah benar dalam membubarkan ormas tersebut. Di Sidoarjo sendiri, pihaknya sudah mengidentifikasi dua lokasi yang menjadi sarang penyebaran HTI. Yakni dikawasan Taman dan Sukodono Sidoarjo.
"Atribut-atribut sudah kami turunkan, hingga pemberhentian aktifitas yang dilakukan HTI juga sudah kami antisipasi. Sehingga Kedepan tidak ada gejolak yang mengatasnamakan khilafah," Tegasnya.
Ketua KNPI Sidoarjo, Ari Suryono berharap semua elemen masyarakat bersatu pada menolak keberadaan HTI dan segala bentuk aktifitas di Sidoarjo demi keutuhan Pancasila dan NKRI.
"Kami juga meminta semua elemen pemerintah kabupaten Sidoarjo untuk mengambil langkah tegas dalam mengambil keputusan yang disampaikan Menkopolhukam dari segala aktifitas HTI," tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada atas potensi kerawanan yang terjadi atas tindakan provokatif baik melalui media sosial, maupun lingkungan masyarakat yang mengatasnamakan isu agama.
Adapun puluhan ormas yang mengatasnamakan Gerakan Merah Putih Pengawal NKRI Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur itu diantaranya, Forum Komunikasi Putra-i Purnawirawan dan Putra /i TNI Polri (FKPPI); Pemuda Panca Marga (PPM); Gerakan Pemuda Anshor (GP Anshor); Barisan Anshor Serbaguna NU (BANSER); Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU); Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII); Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII); Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI); Pagar NU dan Bangsa (PAGAR NUSA); Karang Taruna Sidoarjo, Fatayat;
Serta, Lembaga Dakwah (LDNU); Laskar Negara Kesatuan Republik Indonesia (LASKAR NKRI); Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB); Corps Brigade Pembangunan (CBP) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sidoarjo; dan Laskar Nusantara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
