Limbah sungai -- ANT/Risky Andrianto
Limbah sungai -- ANT/Risky Andrianto (Syaikhul Hadi)

Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo Memperketat Aturan Pembuangan Limbah

lingkungan
Syaikhul Hadi • 01 Agustus 2017 14:22
medcom.id, Sidoarjo: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo bakal memperketat aturan pembuangan limbah industri ke sungai. Hal ini dilakukan karena limbah industri lebih berbahaya dibandingkan limbah domestik.
 
"Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) secara umum lebih berbahaya. Perbandingannya, satu liter limbah B3 industri akan lebih berbahaya dibandingkan satu tangki limbah domestik (rumah tangga)," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amiq di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 1 Agustus 2017.
 
Bahrul mengakui, persoalan sampah menjadi tantangan berat bagi Pemda Sidoarjo. Sulitnya mengatasi perilaku membuang sampah sembarangan tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu dinas saja, tapi harus bersama-sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Aktivis Angkut 80 Kg Popok dari Tiga Sungai di Sidoarjo)
 
Apalagi, lanjut Bahrul, pertumbuhan industri di Sidoarjo semakin pesat. "Saya belum bisa katakan saat ini sebagai darurat, karena saya harus dibantu dengan ahlinya terkait persoalan tekhnis. Kita arus bersama-sama mencari cara untuk mengontrol kualitas air sungai," ujarnya.
 
Menurut Bahrul, dirinya telah merancang model pengendalian sampah. Cara tersebut diharapkan bisa menempatkan masyarakat sebagai fungsi kontrol yang efektif.
 
"Meskipun bukan orang teknis, setidaknya bisa menumbuhkan kelompok masyarakat cinta sungai. Kalau perlu, kita rancang sekolah peduli sungai," tegasnya.
 
(Baca: Pemkab Sidoarjo tak Berkutik Atasi Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan)
 
Jika masyarakat sudah memahami pentingnya sungai sebagai aset, kata Bahrul, mereka akan peduli terhadap sungai. Sehingga, persoalam limbah ini bisa ditangani.
 
"Melalui Zero Waste Academy, penuntasan sampah nol persen akan ideal," jelasnya.
 
Bahrul mengatakan, program Zero Waste Academy sejatinya sudah direncanakan sejak lama. Namun, program yang digadang-gadang untuk menuntaskan problem sampah nol persen tersebut tak kunjung berjalan maksimal hingga kini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif