Turut serta pula sejumlah anggota Banser dan GP Ansor dari Probolinggo, Jawa Timur. Napak tilas ini dilakukan agar tokoh muda NU mengingat sejarah NU dan tidak hanya sibuk berebut kekuasaan dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur.
"Napak tilas ini untuk mengingatkan kembali peran Kiai Kholil sebagai guru spiritual Kiai Hasyim Asyari (Jombang) dalam mendirikan NU," terang Ketua GP Ansor Bangkalan, Muzawwir Syafik, sebelum melepas proses napak tilas.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pihaknya berpesan kepada elite NU yang akan melakukan muktamar agar tidak hanya sibuk berebut kekuasaan, tapi juga dapat memikirkan nasib dan membuat program untuk umat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
