Namun peserta Muktamar ke-33 NU belum mengetahui calon yang akan muncul dalam pemilihan Ketua Umum PBNU. Sebab peserta muktamar masih berkutat soal proses pemilihan yang dikabarkan akan melewati sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).
"Hingga saat ini belum bisa memberikan komentar terkait siapa yang kami pilih mendatang, persoalan registrasi masih memusingkan kami," ujar Teuku H Munir, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nangroe Aceh Darussalam, di Gedung Olah Raga (GOR) Merdeka, Jombang, Sabtu (1/8/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Munir pun menolak berkomentar isu soal pro dan kontra terkait sistem pemilihan Ahwa. "Jika saat ini harus berkomentar siapa yang dipilih, masih dalam rahasia perusahaan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
