Pendaki melintasi kawasan hutan yang terbakar di Gunung Lawu. (Ant/Siswowidodo)
Pendaki melintasi kawasan hutan yang terbakar di Gunung Lawu. (Ant/Siswowidodo) ()

Sekat Bakar, Trik Manual Lokalisir Api Gunung Lawu

kebakaran hutan
21 Oktober 2015 12:18
medcom.id, Magetan: Upaya pemadaman kebakaran area Cemoro Sewu di Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur terus dilakukan. Tim gabungan menggunakan teknik tradisional.
 
Terjalnya jalur tidak memungkinkan alat berat mencapai lokasi kebakaran. Tim akhirnya menempuh langkah untuk melokalisir kebakaran. Caranya, dengan membuat sekat bakar. Yakni semacam parit untuk membatasi rembetan api. Tim bersama warga menggunakan peralatan tradisional seperti cangkul dan sabit.
 
"Kita singkirkan semak belukar untuk buat jalur agar api tidak merembet," kata Cholil, Kepala Resort Pemangku Hutan Sarangan saat diwawancarai jurnalis Metro TV Eva Wondo, Rabu (21/10/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemadaman dan lokalisir kebakaran, lanjut Cholil, difokuskan pada Pos 1 Cemoro Sewu. Sebab, api sudah mulai merembet ke jalur tersebut. 
 
Tim gabungan bersama warga juga terlihat menyambungkan pipa air dari sumber air terdekat. Namun, upaya lokalisir terkendala dengan kencangnya embusan angin.
 
Sementara itu, sejumlah pendaki diketahui masih berada di puncak Gunung Lawu. Sedikitnya 15 pendaki tersebut dikabarkan tengah melakukan ritual. Para pendaki itu akan turun melalui jalur Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah.
 
Pihak kepolisian meminta mereka segera turun. Sebab, Gunung Lawu harus steril dari pendaki karena kebakaran.
 
Eva Wondo juga menginformasikan kalau satu dari tujuh jasad korban kebakaran belum teridentifikasi. Jenazah mengalami luka bakar hampir 100 persen.
 
Tim DVI Polda Jawa Timur mengalami kendala, seperti sidik jari rusak, dan DNA korban belum sampai ke RSUD Magetan. Korban dikabarkan sudah tidak memiliki orang tua. Sedangkan keluarga belum datang ke RS untuk keperluan mencocokkan DNA. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif