Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf, mengatakan pengamanan dilakukan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodam V Brawijaya dan Banser. "Persiapan pengamanan muktamar baik dari TNI, Polri, Muspida di Jombang dan Banser, secara umum hasilnya kami siap mengamankan," tegas Kapolda, di Mapolda Jatim, Jalan A. Yani, Surabaya, Senin (27/7/2015).
Menurut Anas, persiapan ini hasil pertemuan pihaknya bersama Gubernur Jatim Soekarwo, dan Kasdam V/Brawijaya Brigadir Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau. Hingga saat ini, kata Anas, pihaknya memastikan acara Muktamar nanti aman dan terkendali.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Laporan intelijen sementara, tidak ada potensi kerawanan, kecuai soal kemacetan. Makanya Satuan Satlantas mendominasi untuk mengamankan lalu lintas nantinya," ujarnya.
Menurutnya, kemacetan akan terjadi di sejumlah titik di Kota Jombang, terutama jalan sekitar Alun-alun Jombang, tempat utama muktamar, Karena yang akan hadir jumlahnya banyak.
Namun pihaknya tak merinci rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan menjelang hingga pelaksanaan muktamar. Yang pasti, lanjut dia, pengamanan akan diperketat saat Presiden Jokowi hadir saat membuka muktamar, Sabtu (1/8) malam.
"Bandara Juanda juga dilakukan pengamanan, kan Presiden Jokowi nanti akan lewat sana,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
