“Bahwa hari ini ada sejumlah alumni yang tersandung kasus korupsi, kami sadar akan hal itu. Kami akan menjadikan masalah tersebut sebagai sarana instrospeksi. Namun, jika ada pihak yang mendiskreditkan kami dengan menggeneralisasi bahwa HMI adalah organisasi yang mendidik kadernya untuk menjadi koruptor, kami secara tegas membantah hal itu. Kami akan mengambil sikap,” kata pria asal Lampung itu, saat melantik Pengurus Cabang HMI Bangkalan, di Madura, Sabtu (7/5/2016).
Mulyadi mengatakan HMI akan melaporkan Saut pada Senin 9 Mei nanti. Hal yang sama juga akan dilakukan pengurus cabang HMI di seluruh Indonesia ke Polres terdekat. HMI juga akan melaporkan pimpinan KPK itu ke Komisi III DPR.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Walau demikian, Mulyadi meminta semua kader HMI untuk tidak melakukan tindakan yang kontraproduktif. “Kami akan buktikan dengan langkah nyata. Kami akan membuktikan semua pernyataan Saut keliru dengan cara meningkatkan kualitas kader HMI di seluruh Indonesia,” kata mantan Sekjen PB HMI periode sebelumnya itu.
Sebelumnya, KPK sudah menanggapi kecaman PB HMI atas pernyataan Saut. "Mari kita duduk satu meja mendiskusikan masalah ini dengan kepala dingin. Kami yakin tidak ada maksud pak Saut untuk mendeskreditkan HMI," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi Metrotvnews.com.
Priharsa berharap HMI bisa tenang menyikapi persoalan ini. KPK, kata Priharsa, menghormati HMI sebagai salah satu organisasi besar dan banyak memberi sumbangsih bagi bangsa. "Termasuk dalam konteks pemberantasan korupsi. Dalam beberapa kesempatan, KPK dan HMI juga pernah berkolaborasi dalam kegiatan antikorupsi," tambah Priharsa.
PB HMI mengecam pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang. Saut dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta mengaitkan alumni HMI dengan tindakan korupsi.
"Kami mengecam keras pernyataan tersebut dan kami menganggap bahwa pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan seorang pimpinan KPK," kata Mulyadi dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, pernyataan Saut sangat tendensius dan mendiskreditkan HMI. Terlebih Saut melontarkannya di depan media massa. Dia pun meminta dewan penasihat dan komite etik KPK mempertimbangkan kembali kelayakan Saut sebagai pimpinan lembaga antikorupsi.
Kecaman terhadap Saut juga membanjiri media sosial Twitter sejak semalam. #SautPelindungKoruptor pun menjadi trending topik hingga Sabtu pagi 7 Mei 2016. Salah satunya dari Ifan Umasugi "KPK_RI harus malu kalau punya salah satu pimpinan seperti #sautpelindungkoruptor," cuit @CapitanoUMASUGI.
Cuitan serupa datang dari Nurma Arbaiti, @nurma_arbaiti. "Seorang muslim (yang baik) adalah yang tangan dan lisannya tidak menyakiti orang lain (HR. Bukhari)," kata Nurma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
