Muktamirin mendaftar sebagai peserta Muktamar ke-33 NU di Jombang, Metrotvnews.com/ Nurul Hidayat
Muktamirin mendaftar sebagai peserta Muktamar ke-33 NU di Jombang, Metrotvnews.com/ Nurul Hidayat (Nurul Hidayat)

Panitia Konsisten Gunakan Sistem Ahwa Pilih Rais Aam NU

muktamar nahdlatul ulama
Nurul Hidayat • 31 Juli 2015 14:36
medcom.id, Jombang: Konsistensi tetap mendukung sistem pemilihan model Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) terus dikumandangkan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PWNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sistem itu digelar dalam pelaksanaan Muktamar ke-33 NU mulai 1 hingga 5 Agustus 2015.
 
Pernyataan itu ditegaskan Rais Suriah PCNU Kabupaten Jombang Abdul Nasir Fatah. Jauh sebelum even akbar itu, panitia telah mengumandangkan sistem Ahwa untuk memilih Rais Aam dan ketua umum. Menurut Nasir, sistem itu ideal untuk menjaga khittah NU.
 
"Saat muktamar di Makassar kita juga mengusulkan untuk menggunakan sistem pemilihan ahwa, namun kita belum bisa maka saat ini diajukan model ahwa kita sangat mendukung," ujarnya saat ditemui di GOR Merdeka Jombang, Jumat (31/7/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kiai Nasir menambahkan panitia enggan ikut campur soal penolakan sistem Ahwa. Bila mengacu pada sejarah NU, panitia hanya menjalankan paham sami'na wa atho'na yang artinya kami dengar dan kami taati.
 
"Intinya kita harus mematuhi semua intruksi dari para ulama sepuh, dan tugas kita juga untuk melaksanakan karena NU bukan Organisasi Politik dan sistem pemilihan model Ahwa lah yang dirasa sangat tepat untuk muktamar kali ini," imbuhnya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif