Boon Pring Andeman terletak di area perbukitan yang dipenuhi dengan beraneka ragam jenis bambu. Di antaranya, Bambu Petung, Bambu Petung Hitam, Bambu Apus, Bambu Tutul, Bambu Ampel, Bambu Wulung, Bambu Kuning, Bambu Pagar, Bambu Budha, Bambu Amplex, Bambu Embong, Bambu Angus Tifolis, dan masih banyak lagi.
Selain Bambu, di hutan seluas 25 hektare ini juga terdapat danau. Anda dapat berkeliling menggunakan perahu menuju pulau kecil bernama Pulau Sekar. Nama Pulau Sekar sendiri diambil dari nama bunga yang banyak tumbuh di pulau itu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Untuk berkeliling dengan perahu, wisatawan hanya perlu menyiapkan uang Rp3.000 untuk dua kali putaran. Sementara bagi yang ingin menggunakan kapal angsa, membayar Rp10 ribu untuk dua orang dan Rp20 ribu untuk 4 orang.
"Kapal angsa yang disewa dapat digunakan selama 20 menit," kata Pengelola Taman Wisata Boon Pring Andeman, Suyitno, kepada Metrotvnews.com, Minggu (24/1/2016).
Selain itu juga disediakan tempat berenang untuk anak-anak. Tentu area wisata ini menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur bersama keluarga.
Taman wisata Boon Pring pun relatif mudah dijangkau. Letaknya tidak jauh dari Masjid Jin Pondok Bihaaru Bahri yang sangat terkenal di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Sementara dari Pasar Turen menuju Boon Pring menempuh perjalanan sejauh 8 kilometer. Untuk menuju lokasi bisa ditempuh dengan menggunakan minibus dan sepeda motor. Bagi Anda yang hendak menggunakan angkutan umum yakni mikrolet naik dari Pasar Turen turun di pangkalan ojek Masjid Jin Bihaaru Bahri hanya 3 kilometer menuju lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
