Aksi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, Minggu 22 Oktober 2017, Namun para peserta mulai berdatangan sejak dua jam sebelum acara dimulai. Peserta tampak antusias terlibat dalam kegiatan tersebut.

(Sebanyak 1.300 anak mengikuti kegiatan mewarnai payung di Universitas Muhammadiyah Malang untuk memecahkan rekor MURI, 22 Oktober 2017, MTVN - Kesturi H)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Tadi berangkat bareng-bareng dari sekolah jam 06.00 WIB, naik mobil. Semoga bisa dapat rekor MURI," kata Vera Ayu, 11, siswi SD Negeri Klampok, Malang.
Azrul Mualik, 12, juga mengaku senang mengikuti acara itu. Ia berharap karyanya terpilih menjadi satu dari 27 lukisan terbaik.
"Saya memang hobi melukis," tutur siswa SD Negeri Candi Renggo ini.

(Seorang peserta serius mewarnai payung di Universitas Muhammadiyah Malang untuk memecahkan rekor MURI, Minggu 22 Oktober 2017, MTVN - Kesturi H)
Dari ribuan peserta, panitia akan memilih 27 terbaik. Mereka akan mendapatkan hadiah dari JNE, perusahaan jasa pengiriman yang menyelenggarakan kegiatan itu.
Peserta diberi waktu dua jam untuk mempercantik payung mereka dengan warna-warni menarik. Payung yang sudah diwarnai, nantinya dipamerkan di Kampung Warna-warni Malang.
Ini adalah salah satu upaya JNE untuk mewarnai Indonesia. itu sesuai dengan tagline ulang tahun ke-27 perusahaan ekspedisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
