Kepastian itu didapatkan setelah Tim Forensik Polda Jatim melakukan uji tes DNA menggunakan sampel sumsum tulang paha korban dengan darah Surento, ayah kandung korban. "Dengan demikian tujuh korban tewas yang terjebak dalam kebakaran hutan di Gunung Lawu telah teridentifikasi semua," kata Kepala Rumat Sakit Bhayangkara Kediri Kombespol dr Heruprima Nyulihartono, Senin (26/10/2015).
Heruprima menjelaskan, pengungkapan jati diri "Mr X" harus melalui tes DNA karena kondisi tujuh korban rusak saat ditemukan. Tubuh tujuh korban rusak terbakar. Bagian tubuh tubuh korban yang diperlukan untuk diidentifikasi ikut tak terbaca. Seperti sidik jari dan susunan gigi geliginya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Tim medis yang bekerja mengindentifikasi selama seminggu ini terdiri 1 dokter forensik, 2 dokter gigi, 1 dokter umum, 1 dokter umum dan dibantu beberapa tenaga para medis. "Tim medis akhirnya menyimpulkan Mr X itu Aris Munandar dari Blitar," tandas Heruprima.
Siang ini jenazah Aris Munandar diserahkan kepada keluarga korban. Jasad diterima oleh Sutikno, paman korban. Oleh keluarga korban lalu dibawa ke Blitar untuk dimakamkan.
"Sebenarnya sejak korban diketemukan keluarga korban sudah meyakini itu jenazah Aris Munandar. Tapi karena tim forensik Polda Jatim harus menguji kebenarannya ya kami hormatinya," kata Sutikno.
Kebakaran di Gunung Lawu terjadi Selasa 20 Oktober lalu. Di kawasan Jawa Tengah, titik api muncul di petak 63. Pemadaman pun dimulai. Petugas juga mengevakuasi puluhan pendaki dan pemilik warung yang berjualan di kawasan Lawu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DOR)
