"Sebelumnya, pihak rumah sakit hanya mensosialisasikan pembangunan dinding pembatas. Ternyata, di dalamnya juga dibangun Ipal," kata Jenit, salah satu warga, di Sidoarjo, Kamis 6 Juli 2017.
Menurut Jenit, pembangunan Ipal RS Siti Khadijah mengganggu aktifitas warga. Ia meminta pihak RS menghentikan aktifitasnya sebelum ada kesepakatan bersama warga.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kami tahunya (ada pembangunan Ipal) saat ada truk pengangkut barang masuk ke dalam rumah sakit. Setelah kami cek, ternyata sedang dibangun Ipal. Kami minta rumah sakit menghentikan pembangunan tersebut," tegasnya.
Senada, Ninik yang tinggal hanya 1,5 meter dari rumah sakit juga mengaku terganggu. "Ada air yang tiba-tiba keluar di depan rumah. Saya khawatirnya nanti terjadi kebocoran. Kasihan anak cucu saya nantinya," katanya.
Ninik mengaku, pihak rumah sakit sudah meminta izin warga sebelumnya. Namun, izinnya hanya membangun pagar.
Selain itu, ninik dan warga lainnya hingga kini belum mendapatkan kompensasi apa pun dari pihak rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
