Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, menyebut, dugaan awal kapal kandas lantaran adanya kebocoran di lambung kapal. Saat petugas mendekati lokasi, ternyata kapal menyangkut di atas batu karang.
“Tidak ada kerusakan pada kapal tersebut,” beber Suwardi, Senin 11 September 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Suwardi menuturkan, KM Kamaru kandas lantaran cuaca ekstrem di perairan Kalosot, Desa Brakas, Pulau Raas. Saat genting itu, nakhoda kapal, Yohanes, berusaha menepikan kapal.
Namun, belum juga kapal ditepikan, badan kapal tersangkut karang. “Nakhoda dan anak buah kapal selamat semua,” terang dia.
Suwardi memastikan KM Kamaru akan melanjutkan pelayaran ke Surabaya malam ini. Pelayaran menunggu air laut pasang.
Diketahui, KM Kamaru kandas sekitar pukul 06.00 WIb, Senin 11 September 2017. Kapal kandas 1 mil lepas dermaga Pelabuhan Raas. Saat kejadian, polisi tidak bisa mendatangi lokasi karena angin sedang kencang dan ombak tinggi.
Ada 11 ABK yang dibawa KM Kamaru. Semuanya dipastikan selamat. Mereka adalah Ardiyono R.E, La Nana, Zainal Arifin, Dwi Arifianto, Sabaini, Hamudin, Ramli, Jafar, Alfado Gani, Novi Widodo, dan Rusman.
(Baca juga: Kapal Barang Kandas di Pulau Raas)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(REN)
