Pantauan Metrotvnews.com, drinase di sisi kiri dan kanan jalan tak berfungsi dengan baik. Sebab, air di dalamnya tak bisa mengalir, karena terimbun tanah di ujung saluran air. Setiap pengendara yang melintasi area tersebut terpaksa memperlambat laju kendaraan.
Mustain, 47, salah satu pengendara, mengaku heran dengan kondisi jalan. Sebab, jalan sepanjang 1,5 kilometer itu selalu rusak.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Sejak dulu, ya, seperti ini, rusak, bergelombang," kata warga Osowilangun, Surabaya, di Jalan Kalianak, Sabtu (4/6/2016).
Kecelakaan pun sering terjadi. Bahkan, kata dia, banyak nyawa melayang di Jalan Kalianak. "Saya sering melihat kecelakaan di jalan ini, bersenggolan dan kemudian dari arah belakang melintas tronton dan kontainer," katanya.
Fadli, 54, warga sekitar membenarkan pernyataan Mustain. "Kalau soal kecelakaan terus meninggal, kayanya Jalan Kalianak ini tempatnya," kata dia.
Menurutnya, Jalan Kalianak dikenal dengan sebutan 'jalan setan', yang berarti rawan kecelakaan. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. "Apalagi ini saat Ramadan, lalu lalang pengendara padat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
