Satu per satu polisi wanita mendekati pengendara. Mereka berinteraksi dengan pengendara. Mereka juga membagikan bunga dan selebaran
Itulah aksi para polwan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Kamis 21 April. Aksi itu juga sekaligus menyosialisasikan program antinarkoba dan anti kekerasan pada perempuan serta anak-anak.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(Seorang polwan mengenakan baju Marlena mendekati pengendara di Bangkalan, MTVN - Agus Josiandi)
"Salah satu problem masyarakat yang marak terjadi saat ini adalah narkoba dan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Maka dari itu, pada momen hari Kartini kali ini, Polwan Polres Bangkalan melakukan kampanye ini," terang Iptu Nenny, polwan yang menjadi peserta aksi simpatik di Bangkalan.
Mereka juga mengimbau pengendara tertib berlalu lintas. Sebab pengendara perlu mengutamakan keselamatan di jalan raya.
"Selain kampanye tersebut, kami juga memberikan ucapan selamat Hari Kartini kepada para pengendara wanita yang melintas. Aksi pagi ini dilakukan disejumlah titik simpul lalu lintas di Bangkalan," imbuh Iptu Nenny.
Bukan hal biasa bagi polisi wanita mengenakan baju adat Madura. Mereka mengenakan kebaya lengkap dengan kainnya.
Nenny mengaku canggung mengenakan pakaian adat tersebut. Sebab mereka terbiasa mengenakan seragam saat bertugas. Tapi itu bukan berarti menghambat tugas mereka melayani masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
